Pure Saturday Merilis Lagu "Desire" Kisah Keterpurukan Dalam Hidup

Lifepod.id - Di lagu ini, Pure Saturday menggabungkan imajinasi visual dengan penekanan pada seorang individu yang sedang terpuruk, lalu menemukan ketenangan dan tahu ke mana harus pergi. “I want you to hold me in your soul - It makes me easy, makes me alright.

Pure Saturday Merilis Lagu  "Desire" Kisah Keterpurukan Dalam Hidup
foto: Dok. Sabs Indonesia

“Yesterday I found myself alone In the dark and no one else” mungkin bagi sebagian dari kita yang mendengar penggalan lirik ini, akan mengaitkannya dengan keterpurukan dalam kehidupan—entah itu masalah cinta, pekerjaan, atau realitas kehidupan. Namun, bagi pendengar lain, ini terdengar seperti lagu tema percintaan yang menginspirasi makna kehidupan remaja. Lagu ini dibuka dengan intro yang menghentak telinga melalui instrumen yang bisa menurunkan rasa egois terhadap perasaan, mirip dengan mendengarkan piano dari Air Supply - Making Love Out Of Nothing At All yang terus berulang pada bagian verse.

Di lagu ini, Pure Saturday menggabungkan imajinasi visual dengan penekanan pada seorang individu yang sedang terpuruk, lalu menemukan ketenangan dan tahu ke mana harus pergi. “I want you to hold me in your soul - It makes me easy, makes me alright.” Ini mungkin adalah frasa dalam hati yang dituliskan di atas kertas, berharap kembalinya sosok yang setia mendampingi langkahnya. Perasaan beku di rongga mulut dan jemari membuat pengungkapan terasa sulit, namun kamu bisa mempercayai perasaan egois ini melalui pikiran seperti dalam kutipan lirik “I can't say anything - Or bring you anything.”

Secara keseluruhan, lagu "Desire" yang terdapat pada album pertama "Self-Titled" tahun 1995/1996 ini berhasil membawa angin segar dengan komposisi alternative rock dan indie pop yang sangat “crunchy.” Pada tahun 2006, lagu ini di-remaster untuk keperluan soundtrack film karya sineas lokal. Dalam "Desire Remastered 2006" tidak ada perubahan signifikan dari segi komposisi musik dan lirik, yang berbeda hanya pada beberapa bagian instrumen dan lead guitar serta kualitas sound yang lebih jernih.

Lagu ini berhasil membuat remaja-remaja mengenang masa percintaan mereka, bahkan ada yang menyesuaikan lagu ini dengan kehidupan mereka. Tidak diragukan lagi, ciri khas nada lead gitar pada intro membuat lagu ini menjadi salah satu lagu emas dari Pure Saturday pada masanya.

Rekomendasi bacaan lain:

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow