Sejarah Partisi Windows Dimulai dari Huruf C

Lifepod.id - Begini ceritanya mengapa sebuah partisi di operasi sistem windows selalu dimulai dengan huruf C.

Sejarah Partisi Windows Dimulai dari Huruf C

 

Saat membuka File Explorer di Windows kita akan selalu menjumpai sebuah partisi bawaan yang berawalan dari huruf C, D, dan E. Sementara untuk flashdisk dan USB biasanya akan muncul dengan partisi dengan awalan huruf F dan G.

Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa partisi di windows dimulai dari huruf C dan bukannya A dan B?  Ide pemberian nama huruf yang berbeda-beda pada penyimpanan komputer berawal dari sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi IBM. PC IBM menggunakan sistem operasi CP/M (Control Program for Microcomputers) yang tidak memiliki harddisk.

 

Alasan Partisi Windows Diawali Dengan C

Pada zaman itu, komputer PC masih belum memiliki ruang penyimpanan memori yang cukup besar, sehingga Microsoft kemudian mengadopsi sistem 86-DOS untuk membuat partisi bagi sistem komputer PC IBM, atau yang dikenal PC DOS.

 

Baca Juga: Ini Dia Tiga Fitur Utama Facebook Campus untuk Mahasiswa

 

Karena harga piranti penyimpanan internal atau harddisk pada saat itu terbilang mahal maka setiap komputer PC hanya memiliki satu floppy drive yang berlabel Drive A untuk menjalankan sistem operasi DOS dan Drive B untuk menjalankan program aplikasi. 

Kemudian pada rentang waktu yang berdekatan di tahun 1980-an, Harddisk mulai menjadi standar penyimpanan pada kebanyakan PC di zaman itu. Operasi windows pun juga telah dipergunakan ke komputer. Maka sesuai urutan alphabet penyimpanan ketiga, harddisk ini diberi label Drive C. 

 

 

Meskipun saat ini komputer-komputer sudah tidak lagi menggunakan floppy drive, namun jika ketika komputer dipasang dengan floppy drive portable maka Windows akan mendeteksinya sebagai Drive A atau Drive B.

 

Baca Juga: Royale Pass Season 15 PUBG Mobile yang Rilis Hari ini Usung Tema Beyond A.C.E