Cuan Sekaligus Bantu Negara? Yuk Investasi Sukuk Ritel SR013!

Lifepod.id - Melalui Kementerian Keuangan, pemerintah meluncurkan sukuk ritel SR013 pada hari ini, Jumat (28/8/2020). Imbal hasil yang ditawarkan melalui instrumen investasi tersebut sebesar 6,05 persen.

Cuan Sekaligus Bantu Negara? Yuk Investasi Sukuk Ritel SR013!

 

Produk Investasi keluaran pemerintah ini akan digunakan untuk pembiayaan anggaran pendapatan dan kebutuhan belanja nasional (APBN) serta membantu dalam mengatasi dampak dari COVID-19.

Dalam sejarahnya sukuk ritel telah dikeluarkan 12 kali, sejak 2019. Biasanya dikeluarkan satu tahun sekali namun tahun ini karena adanya kondisi pandemi, pemerintah mengeluarkan sukuk ritel sebanyak dua kali, sebelumnya adalah yang dikeluarkan pada bulan Maret SR012.

Luky Alfirman, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu mengatakan jika sukuk ritel adalah alternatif investasi yang diberikan pemerintah yang turut berperan dalam pembangunan dalam negeri. 

“Dengan membeli sukuk ritel ini, masyarakat bisa berinvestasi sekaligus ikut membantu negeri ini. Sebab, hasilnya pun akan digunakan untuk membiayai APBN yang salah satunya untuk menangani pandemi COVID-19," ujarnya, dalam peluncuran Sukuk SR013 secara virtual, Jumat, 28 Agustus.

Sukuk ritel SR013 ini dapat dibeli dengan sangat mudah lewat ponsel, selain itu karena pembelian minimalnya senilai satu juta rupiah kaum milenial juga bisa ikut membeli SR013 juga. Sukuk ritel memiliki masa tenor atau jangka waktu selama 3 tahun.

Penawaran investasi ini akan berlangsung hari ini hingga 23 September 2020 nanti.Untuk membantu pemasarannya Kemenkeu telah bekerja sama dengan 31 Mitra Distribusi yang diantaranya  16 bank konvensional, 4 bank syariah, beberapa perusahaan efek, dan fintech company.

 

Baca Selengkapnya:

"Jadi selama masa penawaran ini, masyarakat bisa beli sukuk ritel melalui gadget-nya. Pembayarannya bisa melalui e-banking, jadi sangat sesuai dengan protokol kesehatan selama pandemi, menghindari interaksi dengan orang lain," katanya.

Luky menjelaskan, imbal hasil dari sukuk ritel SR013 sangat menggiurkan investor karena mencapai 6.05 persen dan sifatnya tradable.

"Memang ada holding periode selama 2 bulan, tapi setelah itu itu bisa diperdagangkan. Jadi kalau memang sedang butuh dana cair, itu sukuk ritel bisa diperdagangkan," tuturnya.

Selain itu sukuk ritel merupakan investasi berbasis syariah karena telah mendapat fatwa atau persetujuan yang memenuhi prinsip-prinsip syariah. 

"Jadi Insyaallah kesahihannya pun ini terjamin dan terjaga, karena kita sudah mendapatkan approval dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia," ucapnya.