Berburu Blue Fire di Kawah Ijen Banyuwangi, Hanya Ada 2 di Dunia

Lifepod.id - Kawah Ijen merupakan danau kawah asam terbesar di dunia yang berada di Jawa Timur. Salah satu hal yang menarik dari kawasan tersebut adalah keberadaan blue fire.

Berburu Blue Fire di Kawah Ijen Banyuwangi, Hanya Ada 2 di Dunia
Photographby Olivier Grunewald/nationalgeographic.com

Kawah Ijen terbentuk dari Gunung Api Kembar dan Gunung Merapi yang telah padam. Kawah ini berbentuk elips karena terjadinya perpindahan pipa kepundan yang berukuran kurang lebih 960 x 600 m dan berada pada ketinggian 2.386 mdpl, dengan kedalamannya 200 m.

Instagram/heydanielcheang

Untuk bisa mencapai kawasan Kawah Ijen, pengunjung harus melewati jalanan di sekitar tebing yang biasanya dilewati oleh para penambang belerang. Meskipun bau belerang sangat pekat dirasa, hal tersebut tidak menghalangi pengunjung untuk datang, berburu dan menikmati indahnya Blue Fire.

Photograph by Andrea Frazzetta/nationalgeographic.com

 

Kapan Bisa Datang Ke Kawah Ijen?

Photograph by Olivier Grunewald/nationalgeographic.com

Kawasan Gunung Ijen bisa didatangi saat malam atau siang hari. Saat datang tengah malam hingga menjelang subuh (sebelum matahari terbit )pengunjung akan disuguhkan Gelora api biru dengan romantisnya langit bertabur bintang.

Tips Mendapatkan Blue Fire Terbaik

  • Mendakilah sekitar pukul 01.00 WIB.
  • Datanglah saat musim kemarau
  • Persiapkan fisik sebaik mungkin agar tidak lelah di tengah jalan
  • Jangan datang saat musim liburan 
  • Persiapkan alat sebaik mungkin

Instagram/bluefire.tour

Saat Pengunjung memilih di siang hari, pengunjung akan dimanjakan dengan nuansa toska telaga ijen yang dipadukan dengan cerahnya langit berwarna biru. Warna Toska dari telaga ini berasal dari kandungan belerang yang sangat tinggi di dalamnya.

Instagram/folkindonesia

 

Persiapan Sebelum Berangkat 

Selain wajib menggunakan jaket tebal dan celana panjang, karena bau belerang yang sangat menyengat maka pengunjung Kawah Ijen wajib membawa masker. Bau belerang di kawah Ijen ini dapat membuat seseorang pusing karena  baunya. Tak lupa untuk mengabadikan momen kamera juga perlu dibawa. 

Instagram/heydanielcheang

Jangan lupa juga untuk membawa peralatan sederhana mendaki seperti bekal makanan, minuman, serta obat-obatan yang diperlukan juga senter dan headlight sebagai penerangan.

Note: Saat berada di kawasan Ijen juga akan banyak tempat menyewa masker khusu agar terhindar dari bau belerang.  

 

Rute Menuju Kawah Ijen

- Dari Bondowoso

Dari Sempol kita menuju ke Pal Tuding yang berjarak 13 Km, perjalanan membutuhkan waktu 30 menit dengan kendaraan. 

Jarak Kawah Ijen dari Pal tuding hanya dua jam saja melewati jalanan menanjak dengan pemandangan hutan.

- Dari Banyuwangi

Jika Dari kota Banyuwangi, kita menuju ke terminal Sasak Perot/Banjarsari dengan naik bemo. Dari Sasak perot kita ganti kendaraan minibus ke jurusan Licin. Dari desa Licin kita menuju kearah Sodong lewat Jambu dengan naik Truk perkebunan atau ojek.

Setelah tiba di Sodong kita melanjutkan perjalanan lagi menuju ke Pal Tuding dengan Truk/Ojek. Paltuding merupakan tempat bertemunya jalur lewat dari arah Bondowoso dan arah Banyuwangi.

Note : Jika ingin menikmati perjalanan yang lebih mudah maka Travel Wisata ke Kawah Ijen kini sudah banyak tersedia di berbagai situs wisata. 

 

Harga Tiket Masuk

Pada hari biasa pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp 5000 per orang, sementara di akhir pekan tarif sedikit naik menjadi Rp 7500 per orang.

Untuk tiket masuk bagi wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp 150.000 pada hari biasa dan Rp 175.000 pada saat weekend.

Instagram/pendakilambatt_

Untuk bisa menikmati keindahan Kawah Ijen memang sangat memerlukan tenaga dan perjuangan lebih. Selain itu waktu dan jalur pendakian yang tidak mudah juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pengunjung.

Namun perjuangan tersebut akan terbayar oleh pemandangan menakjubkan saat sampai di puncak kawah Ijen.  

 

Baca juga: Berwisata Sekaligus Belajar Sejarah di Makam Bung Karno Blitar, Jawa Timur

Baca juga: Surga-Surga Tersembunyi Yang Mempesona Di Likupang Manado